MANADO – Sebanyak 477 mahasiswa baru Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) tahun akademik 2026/2027.

Dekan Faperta Unsrat Prof. Dr. Ir. Dedie Tooy, M.Si., Ph.D. secara resmi membuka kegiatan PK2MB tersebut sekaligus menyambut para mahasiswa baru yang akan memulai pendidikan di lingkungan kampus.

Tooy menjelaskan, dari 588 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus, sebanyak 477 orang melakukan pendaftaran kembali dan mengikuti kegiatan PK2MB.

Para mahasiswa baru tersebut tersebar pada sejumlah program studi di Faperta Unsrat, yakni Ilmu Tanah, Agribisnis, Teknik Pertanian, Agronomi, Agroteknologi, Proteksi Tanaman dan Teknologi Pangan.

“Kalian adalah mahasiswa terbaik penerus generasi bangsa,” ujar Tooy saat memberikan sambutan.

Menurutnya, mahasiswa yang baru bergabung di Faperta Unsrat memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan pembangunan sektor pertanian.

Momentum PK2MB pun dimanfaatkan untuk memperkenalkan lingkungan akademik serta kehidupan kampus kepada mahasiswa sebelum memasuki kegiatan perkuliahan.

Pada kesempatan yang sama, Plt Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Ir. Arthur Pinaria, serta Wakil Rektor Bidang Administrasi Prof. Ir. Royke Montolalu, S.Pi., M.Sc., meninjau langsung pelaksanaan PK2MB di Faperta Unsrat.

Jamaluddin menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan Unsrat.

“Selamat bergabung menjadi keluarga besar dan saya pun biarpun hanya Plt akan totalitas membangun Unsrat,” tegasnya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada mahasiswa Faperta agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak hanya berhenti di ruang kuliah.

Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki untuk ikut menjawab berbagai persoalan pertanian di Sulawesi Utara.

“Aplikasikan ilmu lewat pembangunan pertanian di Sulut,” tambah Jamaluddin.

Menurutnya, keberadaan Faperta Unsrat memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah.

Sementara itu, Ketua PK2MB Faperta Unsrat Ir. Teltje Koapaha, M.P. mengatakan rangkaian pengenalan kampus bagi mahasiswa baru berlangsung selama dua hari.

Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan berbagai materi mengenai lingkungan kampus, sistem akademik serta pengenalan Fakultas Pertanian Unsrat.

“Selama dua hari mereka diberikan materi seputar pengenalan kampus terutama Fakultas Pertanian,” kata Koapaha.

Dengan berakhirnya rangkaian PK2MB, para mahasiswa baru diharapkan dapat segera beradaptasi dengan lingkungan akademik dan mempersiapkan diri mengikuti proses perkuliahan sekaligus mengembangkan kompetensi untuk berkontribusi bagi pembangunan pertanian Sulawesi Utara.