MANADO,SULUTONE.COM – Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat) terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan mutu pendidikan kedokteran, memperkuat penelitian, sekaligus memastikan kualitas lulusannya tetap kompetitif.
Upaya tersebut menjadi bagian dari momentum Dies Natalis ke-67 FK Unsrat yang diperingati di Manado, Kamis (11/6/2026).
Rektor Unsrat Prof. Oktovian Berty Sompie mengatakan, perjalanan FK Unsrat selama 67 tahun telah memberikan kontribusi penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terus berkembang menuntut FK Unsrat untuk melakukan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
“Ke depan kami dorong peningkatan riset dan penjagaan kualitas lulusan agar semakin kompetitif,” kata Sompie.
Dekan FK Unsrat Dr. dr. Billy Johnson Kepel menambahkan, penguatan mutu akademik juga dilakukan melalui pencapaian indikator kinerja utama, termasuk persiapan reakreditasi program studi.
Sebanyak 16 program studi di lingkungan FK Unsrat akan menjalani proses reakreditasi dengan target memperoleh status unggul. Sementara program studi yang telah meraih predikat unggul akan terus dipertahankan.
Selain aspek akademik, FK Unsrat juga memperkuat penerapan Academic Health System (AHS). Sistem tersebut akan mengintegrasikan pendidikan kedokteran dengan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, rumah sakit jejaring, Dinas Kesehatan hingga puskesmas.
Kepel mengatakan, integrasi tersebut diharapkan semakin memperkuat keterkaitan antara proses pendidikan tenaga kesehatan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Ini ujung-ujungnya untuk layanan kesehatan masyarakat. Jadi bagaimana kontribusi bidang pendidikan kesehatan ke masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, FK Unsrat memiliki 2.084 mahasiswa yang berasal dari program sarjana dan Profesi Dokter.
Dengan usia 67 tahun, FK Unsrat menargetkan penguatan kualitas pendidikan, riset dan sistem kesehatan akademik sebagai bagian dari kontribusinya terhadap pembangunan kesehatan di Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan