MANADO, SulutOne.com – Memasuki usia ke-17 tahun, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus memperkuat peran akademiknya dalam mendukung pembangunan kesehatan di Sulawesi Utara.

Momentum Dies Natalis ke-17 FKM Unsrat menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan komitmen untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Perayaan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Unsrat, dosen, serta mahasiswa. Sejumlah isu strategis terkait kesehatan masyarakat turut menjadi perhatian, terutama pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.

Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. ASEAN Eng., mengatakan perjalanan FKM selama 17 tahun menunjukkan perkembangan yang semakin matang, khususnya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberadaan FKM tidak hanya penting dalam mencetak tenaga akademik dan profesional di bidang kesehatan masyarakat, tetapi juga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta ikut mendorong peningkatan derajat kesehatan.

Dalam rangkaian Dies Natalis tersebut, perhatian juga diarahkan pada penguatan sistem kesehatan daerah serta peran akademisi dalam menghasilkan gagasan dan kebijakan yang didukung oleh data dan hasil penelitian.

FKM Unsrat menegaskan akan terus mengembangkan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat. Penguatan kerja sama dengan pemerintah maupun sektor swasta juga menjadi bagian dari langkah strategis fakultas untuk memperluas dampak pendidikan dan penelitian.

Dengan usia yang semakin matang, FKM Unsrat diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai salah satu institusi akademik yang berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat sekaligus mendukung pembangunan kesehatan berkelanjutan di Sulawesi Utara.